Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan
Republik Indonesia (BPK RI) segera mengaudit Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan menyusul berantakannya penyelenggaraan Ujian Nasional 2013.
Wakil Ketua BPK Hasan Bisri menegaskan pihaknya akan secepatnya menerjunkan tim khusus (timsus) untuk mengaudit penyelenggaraan Ujian Nasional. Ia mengakui pembentukan timsus terkait UN belum pernah dilakukan sebelumnya.
“BPK akan mengaudit mulai dari proses awal perencanaan Ujian Nasional termasuk pelelangan pencetakan naskah ujian. Selain itu, BPK juga akan mengaudit penggunaan anggaran pencetakan naskah ujian,” ujar Hasan Bisri.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelaksaanaan UN kali ini sangat berantakan. Mulai dari keterlambatan pengiriman soal sehingga terjadi pemunduran jadwal pelaksaan UN. Tidak sedikit pula siswa yang mengeluhkan buruknya kualitas lembar jawaban sehingga berpotensi mengakibatkan tidak bisa dipindai.
Dalam sebuah kesempatan yang terekam kamera televisi, M. Nuh seolah mengolok-olok desakan agar dirinya mengundurkan diri. Ia malah memperagakan gaya orang sedang mundur yang kemudian disambut senyuman lebar sejumlah ajudannya. (Hilman Mattauch)
Wakil Ketua BPK Hasan Bisri menegaskan pihaknya akan secepatnya menerjunkan tim khusus (timsus) untuk mengaudit penyelenggaraan Ujian Nasional. Ia mengakui pembentukan timsus terkait UN belum pernah dilakukan sebelumnya.
“BPK akan mengaudit mulai dari proses awal perencanaan Ujian Nasional termasuk pelelangan pencetakan naskah ujian. Selain itu, BPK juga akan mengaudit penggunaan anggaran pencetakan naskah ujian,” ujar Hasan Bisri.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelaksaanaan UN kali ini sangat berantakan. Mulai dari keterlambatan pengiriman soal sehingga terjadi pemunduran jadwal pelaksaan UN. Tidak sedikit pula siswa yang mengeluhkan buruknya kualitas lembar jawaban sehingga berpotensi mengakibatkan tidak bisa dipindai.
Dalam sebuah kesempatan yang terekam kamera televisi, M. Nuh seolah mengolok-olok desakan agar dirinya mengundurkan diri. Ia malah memperagakan gaya orang sedang mundur yang kemudian disambut senyuman lebar sejumlah ajudannya. (Hilman Mattauch)
Editor: Irvan Sihombing

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jika kamu tidak mempunyai salah satu dari akun di komentar di bawah ini, kamu bisa berkomentar dengan menggunakan " Anonymous " dan tambahkan nama mu setelah komentar nya.